Saudara-saudari
terkasih, Kristus telah bangkit! Selamat Paskah!
Salam
ini, yang penuh dengan ketakjuban dan sukacita, akan menyertai kita sepanjang
pekan ini. Seraya kita merayakan hari baru yang telah diciptakan Tuhan bagi
kita, liturgi memberitakan masuknya seluruh ciptaan ke dalam zaman keselamatan:
dalam nama Yesus, keputusasaan akan kematian disingkirkan untuk selama-lamanya.
Bacaan
Injil hari ini (Mat 28:8–15) mengajak kita untuk memilih antara dua kisah:
kisah para perempuan yang berjumpa Tuhan yang telah bangkit (ayat 9–11), dan
kisah para penjaga yang disuap oleh para pemimpin Mahkamah Agama (ayat 11–14).
Kisah pertama memberitakan kemenangan Kristus atas kematian; kisah kedua
menegaskan kematian selalu menang dalam setiap keadaan. Menurut versi mereka,
Yesus tidak bangkit; sebaliknya, tubuh-Nya dicuri. Dari fakta yang sama — kubur
kosong — muncul dua penafsiran: ditafsirkan sebagai sumber kehidupan baru dan
kekal, ditafsirkan juga sebagai kematian yang pasti dan definitif.
Kontras
ini mengajak kita untuk merefleksikan nilai kesaksian kristiani dan keutuhan
komunikasi manusia. Seringkali, pewartaan kebenaran dikaburkan oleh apa yang
kita sebut "berita palsu" saat ini — kebohongan, sindiran, dan
tuduhan yang tidak berdasar. Namun, di hadapan rintangan seperti itu, kebenaran
tidak tetap tersembunyi; sebaliknya, kebenaran muncul untuk menemui kita, hidup
dan bersinar, menerangi bahkan kegelapan yang paling pekat. Sama seperti Ia
berbicara kepada para perempuan di kubur, Yesus berbicara kepada kita hari ini:
"Jangan takut. Pergi dan katakanlah" (ayat 10). Dengan cara ini, Ia
menjadi Kabar Baik yang harus dipersaksikan di dunia. Paskah Tuhan adalah
Paskah kita — Paskah seluruh umat manusia — karena manusia yang mati untuk kita
ini adalah Anak Allah, yang memberikan hidup-Nya untuk kita. Sama seperti Yesus
yang bangkit, yang selalu hidup dan hadir, membebaskan masa lalu dari akhir
yang menghancurkan, demikian pula pemberitaan Paskah menebus masa depan kita
dari kubur.
Saudara-saudari
terkasih, alangkah pentingnya Injil ini menjangkau, terutama, mereka yang
tertindas oleh kejahatan yang merusak sejarah dan membingungkan hati nurani!
Saya memikirkan orang-orang yang menderita akibat perang, umat kristiani yang
dianiaya karena iman mereka, anak-anak yang kehilangan kesempatan untuk
mendapatkan pendidikan. Mewartakan misteri Paskah Kristus baik dengan perkataan
maupun perbuatan berarti memberikan suara baru kepada pengharapan — pengharapan
yang selama ini tercekik oleh tangan orang-orang yang kejam. Di mana pun
diwartakan, Kabar Baik menerangi setiap kegelapan, di setiap zaman.
Dengan
kasih sayang yang mendalam, dalam terang Tuhan yang telah bangkit, hari ini
kita mengenang Paus Fransiskus, yang pada Senin Paskah tahun lalu kembali
kepada Tuhan. Seraya kita mengingat kesaksian iman dan kasihnya yang mendalam,
marilah kita berdoa bersama kepada Perawan Maria, Takhta Kebijaksanaan, agar
kita dapat menjadi pembawa kabar kebenaran yang semakin bersinar.
[Setelah
pendarasan doa Ratu Surga]
Saudara-saudari
terkasih,
Saya
menyapa dengan hangat kamu semua, para peziarah terkasih dari Italia dan
berbagai negara lainnya. Saya menyapa, khususnya, kaum muda dari Dekanat
Appiano Gentile. Pikiran saya tertuju kepada semua orang di berbagai belahan
dunia yang ikut serta dalam prakarsa yang diselenggarakan untuk “Hari Olahraga
Internasional untuk Pembangunan dan Perdamaian”, dan saya kembali menyerukan
agar olahraga, dengan bahasa persaudaraan universalnya, dapat menjadi tempat
yang penyertaan dan perdamaian.
Saya
berterima kasih kepada semua orang yang telah mengirimkan pesan ucapan selamat
Paskah selama beberapa hari ini. Saya sangat berterima kasih atas doa-doamu.
Melalui perantaraan Bunda Maria, semoga Allah membalas kamu masing-masing
dengan anugerah-Nya!
Saya
berharap kamu menghabiskan Senin Paskah ini dan hari-hari dalam Oktaf Paskah –
di mana kita terus merayakan kebangkitan Kristus – dengan sukacita dan iman.
Marilah kita terus mendoakan anugerah perdamaian bagi seluruh dunia.
Selamat
Senin Paskah!
____
(Peter Suriadi - Bogor, 6 April 2026)



