Liturgical Calendar

Showing posts with label Wejangan Regina Caeli 2014. Show all posts
Showing posts with label Wejangan Regina Caeli 2014. Show all posts

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 8 Juni 2014 : TENTANG PENTAKOSTA

Saudara dan saudari terkasih, halo!

Hari Raya Pentakosta memperingati pencurahan Roh Kudus atas para rasul yang berkumpul di Ruang Atas. Seperti Paskah, Pentakosta adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada hari raya orang Yahudi, dan mengarah kepada sebuah akhir yang mengejutkan. Kitab Kisah Para Rasul menggambarkan tanda-tanda dan buah-buah kejadian yang luar biasa itu : angin kencang, lidah-lidah api; rasa takut hilang dan keberanian mengambil tempatnya; lidah-lidah mereka kendur dan setiap orang memahami pemberitaan tersebut. Di mana ada Roh Allah, segalanya terlahir kembali dan berubah rupa. Peristiwa Pentakosta menandai lahirnya Gereja dan perwujudan publiknya. Dua hal menghantam kita dan salah satunya yaitu Gereja terkejut dan terkesima.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 2 Juni 2014 : TENTANG KENAIKAN YESUS KE SURGA



Saudara dan saudari terkasih, halo,
Hari ini di Italia dan di negara-negara lain Kenaikan Yesus ke surga sedang dirayakan, 40 hari setelah Paskah. Kisah Para Rasul (1:1-11) menceritakan peristiwa ini, kepergian terakhir Yesus dari para murid-Nya dan dari dunia ini (bdk. Kis 1:2,9). Injil Matius, di sisi lain, melaporkan mandat Yesus kepada para murid-Nya : undangan untuk pergi, meninggalkan dan mewartakan pesan keselamatan-Nya kepada semua orang (bdk. Mat 28:16-20). "Pergi", atau lebih baik "berangkat" menjadi kata kunci untuk perayaan hari ini : Yesus berangkat pergi kepada Bapa dan memerintahkan para murid-Nya berangkat pergi keluar dunia.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA DI LAPANGAN PALUNGAN BETLEHEM 25 Mei 2014

Saudara dan Saudari terkasih,
Ketika kita mempersiapkan untuk mengakhiri perayaan kita, pikiran kita beralih kepada Maria yang Tersuci, yang di sini, di Betlehem, melahirkan Yesus Putranya. Bunda kita adalah orang yang, lebih dari orang lain manapun, merenungkan Allah dalam wajah manusia Yesus. Dibantu oleh Santo Yosef, ia membungkus-Nya dengan kain lampin dan membaringkan-Nya di dalam palungan.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 18 Mei 2014 : DIBIMBING OLEH ROH KUDUS



Saudara dan saudari terkasih, halo!
Hari ini bacaan dari Kisah Para Rasul (6:1-7) membuat kita melihat bahwa dalam Gereja perdana pun ketegangan-ketegangan dan perbedaan-perbedaan pendapat. Ada konflik-konflik dalam kehidupan dan masalah bagaimana menghadapi mereka. Sampai saat itu kesatuan jemaat Kristiani telah terbantu oleh kenyataan bahwa para anggotanya berasal dari kelompok etnis yang sama, budaya yang sama. Mereka semua orang Yahudi. Tetapi ketika Kekristenan - yang oleh kehendak Yesus diperuntukkan bagi semua orang - terbuka untuk budaya Yunani, keseragaman ini menghilang dan kesulitan-kesulitan pertama terjadi. Pada saat itu orang yang tidak senang meluas, ada keluhan-keluhan, beredarnya desas-desus sikap pilih kasih dan perlakuan yang tidak sama. Hal ini terjadi di paroki-paroki kita juga! Bantuan jemaat terhadap orang-orang yang membutuhkan - para janda, anak yatim dan orang-orang miskin secara umum - tampak memberi hak istimewa kepada orang-orang Kristiani keturunan Yahudi dibanding orang-orang Kristiani lainnya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 11 Mei 2014 : TENTANG GEMBALA YANG BAIK


Saudara dan saudari terkasih, halo!
Tentang Hari Minggu Paskah IV ini. Yohanes Penginjil menyajikan kepada kita gambaran Yesus Sang Gembala yang Baik. Merenungkan bagian Injil ini, kita dapat memahami apa jenis hubungan yang  dimiliki Yesus bersama murid-murid ini : sebuah hubungan yang berdasarkan kelembutan, kasih, pengetahuan bersama dan janji sebuah karunia yang tak terkira : "Aku datang, kata Yesus, “supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan" (Yoh 10:10). Hubungan semacam itu adalah model hubungan di antara orang-orang Kristiani dan hubungan persaudaraan manusia.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 4 Mei 2014 : PERJALANAN IMAN



Saudara dan saudari terkasih, halo!
Injil untuk hari Minggu ini, yang merupakan Hari Minggu Paskah Ketiga, adalah tentang murid-murid Emaus (lihat. Luk 24:13-35). Ini adalah dua murid Yesus, yang, setelah kematian-Nya dan segera setelah lewatnya hari Sabat, meninggalkan Yerusalem dan kembali, dengan sedih dan putus asa, ke desa mereka yang bernama Emaus. Sepanjang jalan, Yesus yang bangkit datang berjalan di samping mereka, tetapi mereka tidak mengenali-Nya. Melihat kesedihan mereka, Ia pertama-tama membantu mereka untuk memahami bahwa penderitaan dan kematian Mesias diramalkan dalam rencana Allah dan dinubuatkan dalam Kitab Suci dan, dengan demikian, menyalakan lagi api pengharapan dalam hati mereka.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 21 April 2014 : BIARKAN SUKACITA TUHAN YANG BANGKIT TERPATRI DALAM HATI DAN HIDUP KITA



Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!
Selamat Paskah! "Cristos anesti! - Alethos anesti", Kristus telah bangkit! - Dia benar-benar bangkit!". Ia ada di sini, di antara kita di Lapangan (Santo Petrus) ini! Selama pekan ini kita dapat terus bertukar keinginan Paskah seolah-olah itu adalah satu-satunya hari.  Agunglah hari yang telah dibuat Tuhan itu.