Liturgical Calendar

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 7 Januari 2015 : BERIKAN TEPUK TANGAN KEPADA PARA IBU ATAS "KEMARTIRAN KEIBUAN" MEREKA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini, kita melanjutkan dengan katekese tentang Gereja dan kita akan merenungkan Gereja Bunda. Gereja adalah Bunda, Gereja Bunda kita yang Kudus.

Pada hari-hari ini, liturgi Gereja telah menempatkan di depan mata kita ikon Perawan Maria, Bunda Allah. Hari pertama tahun adalah Hari Raya Santa Maria Bunda Allah, yang diikuti oleh Pesta Penampakan Tuhan, mengingat kembali kunjungan orang-orang Majus. Penginjil Matius menulis: "maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia" (Mat 2:11). Sang Bundalah yang, setelah mengadakan-Nya, menghadirkan Sang Anak ke dunia. Ia memberi kita Yesus, ia menunjukkan kepada kita Yesus, ia membuat kita melihat Yesus.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 6 Januari 2015

Saudara dan saudari terkasih,

Pada malam Natal, kita merenungkan ketergesa-gesaan beberapa gembala, yang merupakan orang-orang Yahudi, ke gua di Betlehem. Hari ini, Hari Raya Penampakan Tuhan, kita mengingat kembali kedatangan orang-orang Majus, yang datang dari Timur untuk menyembah Raja orang-orang Yahudi dan Penyelamat dunia yang baru dilahirkan dan memberik-Nya hadiah-hadiah simbolis. Dengan sikap penyembahan mereka, orang-orang Majus memberi kesaksian bahwa Yesus datang di bumi untuk menyelamatkan tidak hanya umat-Nya, tetapi semua orang. Oleh karena itu, dalam pesta hari ini pandangan kita melebar ke cakrawala dunia seluruhnya untuk merayakan "perwujudan" Tuhan kepada semua orang, yaitu, perwujudan kasih Allah dan keselamatan dunia. Ia tidak menyimpan kasih-Nya bagi beberapa orang terkemuka, tetapi menawarkannya kepada semua orang. Karena Ia adalah Pencipta dan Bapa dari semua orang, maka Ia berkehendak untuk menjadi Juruselamat semua orang. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk memelihara keyakinan dan harapan besar dalam hubungan kita dengan setiap orang dan keselamatannya, termasuk orang-orang yang tampaknya jauh dari Tuhan, yang diikuti - atau lebih baik "dikejar" - dengan kasih-Nya yang bergairah dan setia.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 4 Januari 2015 : TENTANG PERDAMAIAN DI DALAM HATI, KELUARGA DAN DUNIA KITA

Saudara dan saudari terkasih,

Beberapa hari yang lalu kita memulai tahun baru dengan nama Bunda Allah, merayakan Hari Perdamaian Sedunia dengan tema: "Tidak ada budak lagi, tetapi saudara". Harapan saya adalah bahwa eksploitasi manusia oleh manusia akan diatasi. Eksploitasi ini adalah sebuah wabah sosial yang mempermalukan hubungan antarpribadi dan menghambat sebuah kehidupan persekutuan yang dicetak dengan rasa hormat, keadilan dan amal. Setiap orang, dan setiap bangsa lapar dan haus akan perdamaian; oleh karena itu, perlu dan mendesak untuk membangun perdamaian!

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 1 Januari 2015 : ARAHKAN PANDANGAN ANDA PADA MARIA BUNDA ALLAH

Saudara dan saudari terkasih,

Pada hari pertama tahun ini, dalam suasana penuh sukacita Natal, Gereja mengajak kita untuk mengarahkan pandangan iman dan kasih kita pada Bunda Yesus. Di dalam dirinya, perempuan Nazaret yang rendah hati, "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita" (Yoh 1:14). Oleh karena ini tidak mungkin memisahkan permenungan Yesus, Sabda kehidupan yang dibuat terlihat dan berwujud (bdk. 1 Yoh 1:1), dari permenungan Maria, yang telah memberikan Dia kasihnya dan daging manusianya.