Saudara-saudari
terkasih,
Sekarang
kita akan bersama-sama berdoa kepada Maria, Regina Caeli, Ratu Surga, dengan
dia – Bunda dan pendamping kita dalam perjalanan hidup – ambil bagian dalam
sukacita kebangkitan.
Dengan
lagu penuh sukacita ini, kita tidak ingin menghapus atau membungkam tangisan
mereka yang menderita, tetapi sebaliknya ingin merangkul dan menyatukan mereka
dengan suara kita dalam keselarasan baru, sehingga bahkan dalam penderitaan
sekali pun cahaya iman tetap hidup, dan dengannya, mengharapkan dunia yang
lebih baik.
Saya
sangat sedih atas peningkatan serangan baru-baru ini terhadap Ukraina, yang
terus menimpa warga sipil juga. Saya menyampaikan solidaritas saya bagi mereka
yang menderita dan meyakinkan seluruh rakyat Ukraina akan doa saya. Saya
kembali mengimbau agar senjata-senjata berhenti berbunyi dan jalan dialog tetap
ditempuh.
Namun,
gencatan senjata yang diumumkan di Lebanon memberikan alasan untuk berharap;
merupakan secercah pengharapan bagi rakyat Lebanon dan wilayah Levant. Saya
mendorong mereka yang berupaya mencapai solusi diplomatik untuk melanjutkan
perundingan perdamaian, sehingga penghentian permusuhan di seluruh Timur Tengah
dapat menjadi permanen.
Kristus
telah menaklukkan kematian, dan dengan kepastian inilah kita semua, bersatu
dengan Dia dan dalam Dia sebagai satu Tubuh, berkomitmen hari ini dan setiap
hari, terlepas dari rintangan dan kesulitan, untuk menyebarkan di sekitar kita
buah-buah Paskah yaitu kasih, keadilan sejati, dan perdamaian.
Semoga
Bunda Yesus, Bunda hati kita, membantu kita untuk selalu merasakan kehadiran
Putra-Nya yang telah bangkit, hidup dan kuat, dekat dengan kita.
______
(Peter Suriadi - Bogor, 19 April 2026)
