Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!
Katekese hari ini adalah seperti sebuah pintu masuk kepada serangkaian permenungan tentang kehidupan keluarga, kehidupannya yang nyata, dengan masa-masanya dan persoalan-persoalannya. Tertulis di atas pintu masuk ini tiga kata, yang saya sudah gunakan beberapa kali. Dan kata-kata ini adalah : bolehkah saya, terima kasih, maaf. Pada kenyataannya, kata-kata ini membuka jalan untuk hidup dengan baik dalam keluarga. Mereka adalah kata-kata sederhana, tetapi tidak begitu mudah untuk dimasukkan ke dalam praktek. Mereka menyertakan sebuah kekuatan besar: kekuatan untuk mengurus rumah, termasuk melalui ribuan kesulitan dan pencobaan. Namun, ketiadaannya membuka keretakan-keretakan yang bahkan dapat membuatnya ambruk.
Katekese hari ini adalah seperti sebuah pintu masuk kepada serangkaian permenungan tentang kehidupan keluarga, kehidupannya yang nyata, dengan masa-masanya dan persoalan-persoalannya. Tertulis di atas pintu masuk ini tiga kata, yang saya sudah gunakan beberapa kali. Dan kata-kata ini adalah : bolehkah saya, terima kasih, maaf. Pada kenyataannya, kata-kata ini membuka jalan untuk hidup dengan baik dalam keluarga. Mereka adalah kata-kata sederhana, tetapi tidak begitu mudah untuk dimasukkan ke dalam praktek. Mereka menyertakan sebuah kekuatan besar: kekuatan untuk mengurus rumah, termasuk melalui ribuan kesulitan dan pencobaan. Namun, ketiadaannya membuka keretakan-keretakan yang bahkan dapat membuatnya ambruk.



