Liturgical Calendar

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 15 Agustus 2015 : TENTANG HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA

Pada hari Sabtu, 15 Agustus 2015, Paus Fransiskus menjadi Paus pertama dalam kurun waktu lebih dari 60 tahun yang memimpin Doa Malaikat Tuhan pada Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Dalam beberapa tahun terakhir, para Paus umumnya merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga di kediaman musim panas kepausan di Castel Gandolfo; tahun lalu, Paus Fransiskus melakukan perjalanan apostolik ke Korea Selatan selama liburan musim panas tersebut. Paus terakhir yang merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga di Lapangan Santo Petrus adalah Venerabilis Pius XII.

Berikut adalah wejangan lengkap Paus Fransiskus dalam Doa Malaikat Tuhan tersebut.

********

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 12 Agustus 2015 : TENTANG PERAYAAN DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini kita mengawali sebuah kursus singkat permenungan tentang tiga dimensi yang mendenyutkan waktu, boleh dikatakan, dari irama kehidupan keluarga : perayaan, karya dan doa.

Kita awali dengan perayaan. Hari ini kita akan berbicara tentang perayaan. Dan kita mengatakan dengan segera bahwa sebuah perayaan adalah sebuah rekaan Allah. Kita mengingat kesimpulan dari Kisah Penciptaan dalam Kitab Kejadian, yang kita dengar: "Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu" (2:2-3). Allah sendiri mengajarkan kita pentingnya mendedikasikan suatu waktu untuk merenungkan dan menikmati apa yang dilakukan dengan baik dalam karya itu. Saya berbicara tentang karya, tentu saja, bukan hanya dalam arti sebuah pekerjaan atau profesi, tetapi dalam arti yang lebih luas: setiap tindakan yang dengannya kita laki-laki dan perempuan dapat bekerjasama dalam karya kreatif Allah.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 9 Agustus 2015

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari Minggu ini, kita melanjutkan bacaan dari bab keenam Injil Yohanes, yang di dalamnya Yesus, telah mengerjakan mukjizat besar penggandaan roti, menjelaskan kepada orang-orang arti "tanda" tersebut (Yoh 6:41-51).

Seperti yang telah Ia lakukan sebelumnya dengan perempuan Samaria, mulai dari pengalaman kehausan dan tanda air, di sini Yesus berangkat dari pengalaman kelaparan dan tanda roti, untuk mengungkapkan diri-Nya dan untuk menawarkan sebuah undangan untuk percaya kepada-Nya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 5 Agustus 2015 : TENTANG KELUARGA-KELUARGA YANG TERLUKA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Dengan katekese ini kita mempelajari lagi permenungan kita tentang keluarga. Setelah berbicara terakhir kali tentang keluarga-keluarga yang terluka yang disebabkan oleh kesalahpahaman pasangan, hari ini saya ingin memusatkan perhatian kita pada kenyataan lain : bagaimana peduli kepada orang-orang yang, setelah kegagalan ikatan perkawinan mereka dengan bercerai, telah menjalankan sebuah kesatuan baru.