Liturgical Calendar

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 9 Desember 2015 : KERAHIMAN DAPAT MEMBANTU MEMBANGUN SEBUAH DUNIA YANG LEBIH MANUSIAWI

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi.

Kemarin, saya membuka sini, di Basilika Santo Petrus, Pintu Suci Yubileum Kerahiman, setelah membukanya di Katedral Bangui di Republik Afrika Tengah. Hari ini, saya ingin merenungkan bersama kalian makna Tahun Suci ini, menanggapi pertanyaan : Mengapa Yubileum Kerahiman? Apa artinya ini?

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 8 Desember 2015 : TENTANG KERAHIMAN ALLAH YANG MENANTIKAN KITA, MENGAMPUNI SEMUA ORANG

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi dan selamat hari raya!

Hari ini, Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda membuat kita merenungkan Bunda Maria yang, oleh hak istimewa satu-satunya, dilindungi dari dosa asal sejak ia dikandung. Meskipun tinggal di dunia yang ditandai oleh dosa, ia tidak tersentuh olehnya: ia adalah saudari kita dalam penderitaan, tetapi tidak dalam kejahatan dan dalam dosa. Bahkan, kejahatan dikalahkan dalam dirinya bahkan sebelum menyentuhnya, karena Allah memenuhinya dengan rahmat (bdk. Luk 1:28). Dikandung Tanpa Noda berarti bahwa Maria adalah orang pertama yang diselamatkan oleh kerahiman Bapa yang tak terbatas, sebagai buah pertama keselamatan yang dikehendaki Allah untuk diberikan, dalam Kristus, kepada setiap pria dan wanita. Oleh karena itu, (Perawan) Yang Dikandung Tanpa Noda menjadi ikon luhur Kerahiman Ilahi yang telah menaklukkan dosa. Dan kita, hari ini, pada awal Tahun Yubileum Kerahiman, ingin memandang ikon ini dengan kasih yang meyakinkan dan merenungkannya dalam seluruh kemegahannya, meneladan imannya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 6 Desember 2015 : KITA TIDAK SEDANG BAIK-BAIK SAJA, KITA SELALU MEMBUTUHKAN PERTOBATAN

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Pada hari Minggu Adven II ini, liturgi menempatkan kita di sekolah Yohanes Pembaptis, yang memberitakan sebuah "baptisan pertobatan untuk pengampunan dosa". Dan mungkin kita bertanya kepada diri kita sendiri, "Mengapa kita harus bertobat? Pertobatan adalah karena seorang ateis yang menjadi orang beriman atau seorang pendosa yang menjadi orang benar. Tetapi kita tidak membutuhkannya. Kita sudah Kristen".

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 2 Desember 2015 : TENTANG KUNJUNGANNYA KE AFRIKA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Dalam hari-hari terakhir, saya melakukan kunjungan apostolik saya yang pertama ke Afrika. Afrika indah! Saya berterima kasih kepada Tuhan atas karunia besar dari-Nya, yang memungkinkan saya mengunjungi tiga negara : pertama Kenya, kemudian Uganda dan akhirnya Republik Afrika Tengah. Saya mengungkapkan lagi terima kasih saya kepada para otoritas sipil dan kepada para uskup negara-negara ini karena telah menerima saya, dan saya berterima kasih kepada semua orang yang bekerja sama dalam banyak hal. Saya menyampaikan terima kasih saya yang tulus!