Hari Minggu lalu kita memulai Masa Adven dengan undangan untuk berjaga-jaga. Hari ini, hari Minggu kedua masa persiapan Natal ini, Liturgi menunjukkan muatan yang benar: masa Adven adalah masa untuk mengenali kekosongan-kekosongan yang harus diisi dalam kehidupan kita, menghaluskan kekasaran harga diri dan memberi ruang bagi Yesus yang akan datang.
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 8 Desember 2017 : TENTANG HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIKANDUNG TANPA NODA
Hari ini kita merenungkan eloknya Maria yang dikandung tanpa noda. Injil, yang menceritakan Kabar Sukacita, membantu kita untuk memahami apa yang sedang kita rayakan, terutama melalui salam Malaikat. Ia berbicara kepada Maria dengan sebuah kata yang tidak mudah diterjemahkan, yang berarti "dipenuhi dengan rahmat", "diciptakan oleh rahmat", "penuh rahmat" (Luk 1:28). Sebelum menyebutnya Maria, ia menyebutnya penuh rahmat, dan dengan demikian ia mengungkapkan nama baru yang telah diberikan Allah kepadanya, yang lebih sesuai bainya ketimbang nama yang diberikan kepadanya oleh orang tuanya. Kita juga menyebutnya demikian, dengan setiap Salam Maria.
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 6 Desember 2017 : MERENUNGKAN PERJALANAN APOSTOLIKNYA KE MYANMAR DAN BANGLADESH
Hari ini saya ingin berbicara tentang Perjalanan Apostolik yang saya lakukan beberapa hari yang lalu ke Myanmar dan Bangladesh. Perjalanan tersebut merupakan karunia Allah yang luar biasa, dan maka saya bersyukur kepada-Nya atas segalanya, terutama atas pertemuan-pertemuan yang bisa saya lakukan. Saya memperbarui ungkapan rasa terima kasih saya kepada para penguasa kedua negara tersebut dan kepada para uskup masing-masing negara, atas seluruh karya persiapan dan atas sambutan yang diberikan kepada saya dan kepada para sejawat saya. Saya ingin mengucapkan "terima kasih" yang tulus kepada rakyat Myanmar dan kepada rakyat Bangladesh yang menunjukkan kepada saya begitu banyak iman dan begitu banyak kasih sayang; terima kasih!
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 3 Desember 2017 : TENTANG MAKNA MASA ADVEN
Hari ini kita memulai perjalanan Adven, yang akan berpuncak pada Natal. Adven adalah waktu yang diberikan kepada kita untuk menyambut Tuhan yang datang untuk menemui kita, memeriksa keinginan kita akan Allah, melihat ke depan dan mempersiapkan diri kita untuk kedatangan Kristus. Ia akan datang kepada kita pada hari raya Natal, ketika kita akan mengingat kedatangan-Nya yang bersejarah dalam kesederhanaan keadaan manusiawi; tetapi, Ia datang ke dalam diri kita setiap kali kita berketetapan hati menerima-Nya, dan Ia akan datang kembali pada akhir zaman untuk "menghakimi orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati". Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan menanti-nantikan Tuhan dengan harapan bertemu dengan-Nya. Liturgi hari ini memaparkan kepada kita, pada kenyataannya, tema kewaspadaan dan pengharapan yang menggugah pemikiran ini.



