Hari ini, Minggu Pertama Adven, kita
memulai sebuah tahun liturgi
baru, yaitu, sebuah
perjalanan baru Umat Allah
bersama Yesus, Sang Gembala kita, yang membimbing kita sepanjang sejarah menuju pemenuhan
Kerajaan Allah. Dengan demikian, hari ini memiliki sebuah
daya tarik khusus. Melaluinya kita mengalami rasa yang mendalam akan
makna sejarah. Kita menemukan kembali keindahan semua yang
berada pada
sebuah perjalanan : Gereja, dengan panggilan
dan perutusannya, dan seluruh umat manusia, bangsa, peradaban, budaya,
semua pada sebuah
perjalanan sepanjang garis
edar waktu.
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS PADA DOA MALAIKAT TUHAN 1 Desember 2013
Saudara
dan saudari terkasih, halo!
RINGKASAN ANJURAN APOSTOLIK PERTAMA PAUS FRANSISKUS “EVANGELII GAUDIUM”
Paus Fransiskus
mengeluarkan anjuran apostoliknya yang pertama, Evangelii Gaudium (Sukacita Injil) pada tanggal 26
November 2013. Anjuran apostolik tersebut mengembangkan tema pemberitaan Injil dalam dunia masa kini. Berikut ini adalah ringkasan singkat Evangelii Gaudium.
**********
Sukacita Injil memenuhi hati dan kehidupan semua orang yang berjumpa Yesus. Jadi mengawali Anjuran Apostolik Evangelii Gaudium, yang olehnya Paus Fransiskus mengembangkan tema pemberitaan Injil dalam dunia masa kini, mengambil dari, di antara sumber-sumber lain, sumbangsih karya Sinode yang diadakan di Vatikan, 7-28 Oktober 2012, dengan
tema evangelisasi baru untuk penerusan iman. Saya ingin mendorong
umat Kristiani untuk memulai sebuah
babak baru evangelisasi
yang
ditandai dengan sukacita ini, sambil menunjukkan jalan baru bagi perjalanan Gereja-gerejas di
tahun yang akan datang (1). Merupakan daya tarik yang tulus bagi semua orang yang dibaptis untuk membawa
kasih Kristus kepada orang lain, secara tetap dalam sebuah keadaan perutusan (25), menaklukkan bahaya besar dalam dunia masa kini, yakni sebuah kebinasaan dan penderitaan berat yang bersifat pribadi (2).
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 27 November 2013 : ORANG YANG MENJALANKAN BELAS KASIH TIDAK TAKUT MATI
Saudara dan saudari terkasih,
Selamat pagi dan selamat karena
Anda berani berada di sini di Lapangan
(Santo Petrus) ini dengan [cuaca]
dingin ini. Banyak
pujian!
Saya ingin membawa
kepada sebuah penutupan katekese tentang "Syahadat”, yang dilakukan selama Tahun Iman, yang
berakhir hari Minggu lalu. Dalam
hal ini dan katekese berikutnya saya ingin mempertimbangkan
tema kebangkitan badan, mengambil dua segi sebagaimana disajikan dalam Katekismus Gereja Katolik, yaitu kematian dan
pengangkatan
kita dalam Yesus Kristus. Hari ini saya akan
berhenti sejenak pada segi pertama, pada "mati dalam Kristus".
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 20 November 2013 : GEREJA BUKAN TUAN PENGAMPUNAN, TETAPI PELAYANNYA
Saudara dan saudari terkasih,
Rabu lalu saya berbicara
tentang pengampunan dosa, yang secara khusus merujuk kepada Pembaptisan. Hari ini kita melanjutkan dengan pokok bahasan pengampunan dosa, tetapi rujukan pada apa yang disebut "kuasa kunci-kunci", yang merupakan lambang biblis
perutusan yang diberikan Yesus kepada
para Rasul.



