Liturgical Calendar

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 10 Agustus 2016 : TENTANG MELINTASI PINTU SUCI BAGAIKAN JANDA DARI NAIN

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Perikop Injil Lukas yang kita dengar (7:11-17) menyajikan kepada kita sebuah mukjizat Yesus yang benar-benar mengagumkan : kebangkitan seorang pemuda. Namun, jantung kisah ini bukanlah mukjizat tersebut, melainkan kelembutan Yesus terhadap ibu pemuda itu. Di sini kerahiman membawa nama kasih sayang yang besar terhadap seorang perempuan yang telah kehilangan suaminya dan sekarang sedang menyertai anak laki-laki satu-satunya ke pemakaman. Ini adalah kesedihan yang besar dari seorang ibu, yang menggerakkan Yesus dan mendorong-Nya kepada mukjizat kebangkitan.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 7 Agustus 2016 : TENTANG BERJAGA-JAGA DAN MENANTI-NANTIKAN TUHAN

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Dalam perikop Injil untuk hari ini (Luk 12:32-48), Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya tentang sikap yang seharusnya mereka miliki mengenai perjumpaan akhir dengan-Nya, dan menjelaskan bagaimana harapan akan perjumpaan ini seharusnya mendorong kita menuju sebuah kehidupan yang penuh akan karya-karya yang baik. Antara lain, Ia mengatakan, "Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat" (ayat 33).

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 3 Agustus 2016 : TENTANG HARI ORANG MUDA SEDUNIA DAN KUNJUNGANNYA KE POLANDIA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini, saya ingin merenungkan secara singkat tentang perjalanan apostolik yang saya lakukan di hari-hari terakhir ke Polandia.

Kesempatan perjalanan tersebut adalah Hari Orang Muda Sedunia, 25 tahun setelah perayaan bersejarah itu di Czestochowa, tak lama setelah jatuhnya "Tirai Besi". Lebih dari 25 tahun ini, Polandia telah berubah, Eropa telah berubah dan dunia telah berubah, dan Hari Orang Muda Sedunia ini menjadi sebuah tanda kenabian bagi Polandia, Eropa dan dunia. Generasi baru dari orang-orang muda - para pewaris dan para penerus peziarahan yang diprakarsai oleh Santo Yohanes Paulus II - memberikan jawaban atas tantangan hari ini. Mereka memberikan sebuah tanda harapan, dan tanda ini disebut persaudaraan, karena, pada kenyataannya, dalam dunia yang berperang ini, kita memerlukan persaudaraan, kedekatan, dialog dan persahabatan. Dan ini adalah sebuah tanda harapan : ketika ada persaudaraan.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN DI KAMPUS MISERICORDIAE (KRAKOW - POLANDIA) 31 JULI 2016

Pada akhir perayaan ini, saya bergabung dengan kalian semua dalam berterima kasih kepada Allah, Bapa kerahiman yang tak terbatas, karena memungkinkan kita mengalami Hari Orang Muda Sedunia ini. Saya berterima kasih kepada Kardinal Dziwisz dan Kardinal Rylko, yang tanpa kenal lelah dalam upaya-upaya mereka untuk membuat Hari ini mungkin, demikian juga, untuk doa-doa yang telah menyertai persiapan-persiapan untuk acara ini ; saya juga berterima kasih kepada semua orang yang telah berkontribusi untuk hasilnya yang sukses. Sebuah kata terima kasih yang agung tertuju kepada kalian, orang-orang muda yang terkasih! Kalian memenuhi Krakow dengan antusiasme iman kalian yang berjangkit. Santo Yohanes Paulus II telah bersukacita dari surga, dan ia akan membantu kalian menyebarkan sukacita Injil di mana-mana.