Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!
Hari ini, Yesus mengajak kita untuk merenungkan dua jalan kehidupan yang berlawanan : jalan dunia dan jalan Injil. Semangat dunia bukanlah semangat Yesus. Dan Ia melakukannya melalui perumpamaan tentang bendahara yang tidak setia dan korup, yang dipuji oleh Yesus, meskipun ketidakjujurannya (bdk. Luk 16:1-13). Kita harus segera menunjukkan bahwa bendahara ini tidak disajikan sebagai model untuk diikuti, tetapi sebagai contoh kecerdikan. Orang ini dituduh salah kelola urusan tuannya, dan sebelum dipecat, dengan cerdik mencoba untuk memenangkan dukungan para pengutang, menghapuskan hutang mereka untuk membuat masa depan seperti itu. Mengomentari perilaku ini, Yesus mengamati : "Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang" (ayat 8).



