Saudara dan saudari terkasih, selamat hari raya! Bacaan-bacaan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa hari ini, menghadirkan dua bagian yang sangat penting dalam sejarah hubungan antara manusia dan Allah : kita bisa mengatakan bahwa bagian tersebut membawa kita ke asal mula kebaikan dan kejahatan. Kedua bagian ini membawa kita kepada asal mula kebaikan dan kejahatan.
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 7 Desember 2 : TENTANG PENGHARAPAN KRISTIANI
Hari ini kita memulai rangkaian katekese baru, dengan tema pengharapan kristiani. Hal ini sangat penting, karena pengharapan tidak mengecewakan. Optimisme mengecewakan, tetapi pengharapan tidak! Kita butuh seperti itu, di saat-saat yang tampaknya gelap ini, yang di dalamnya kadang-kadang kita merasa kalah dalam menghadapi kejahatan dan kekerasan yang mengelilingi kita, dalam menghadapi penderitaan begitu banyak saudara kita. Kita butuh pengharapan! Kita merasa kalah dan juga agak kecewa, karena kita merasa tak berdaya dan tampak bahwa kegelapan ini tidak akan pernah berakhir.
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 4 Desember 2016 : TENTANG PERTOBATAN DIRI KITA
Dalam Bacaan Injil Hari Minggu Adven II, kita mendengar bergemanya undangan Yohanes Pembaptis : "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat" (Mat 3:2). Dengan kata-kata yang sama ini, Yesus akan memulai perutusan-Nya di Galilea (bdk. Mat 4:17); dan ini juga akan menjadi sebuah pemakluman yang akan membawa para murid pada pengalaman misioner pertama mereka (bdk. Mat 10:7). Penginjil Matius sangat ingin memperkenalkan Yohanes sebagai orang yang mempersiapkan jalan kedatangan Kristus, dan para murid, ketika melanjutkan pewartaan Yesus. Inilah pemakluman penuh sukacita yang sama : ke marilah, Kerajaan Allah sudah dekat ... memang, ia berada di tengah-tengah kita! Hal ini sangat penting : "Kerajaan Allah berada di antara kamu", kata Yesus. Dan Yohanes memaklumkan bahwa Yesus lalu akan berkata : "Kerajaan Allah telah datang, telah tiba, ada di tengah-tengahmu". Inilah pesan utama seluruh perutusan kristiani. Ketika seorang seorang misionaris pergi, seorang kristiani pergi mewartakan Yesus, ia tidak pergi untuk menyebarkan agama, seolah-olah ia adalah seorang penggemar mengusahakan semakin dekat dengan timnya. Tidak, hanya memaklumkan : "Kerajaan Allah ada di antara kamu!", misionaris mempersiapkan jalan bagi Yesus, yang menjumpai umat-Nya.
WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 30 November 2016 : TENTANG MENGUBURKAN ORANG YANG MENINGGAL
Dengan katekese hari ini, kita mengakhiri rangkaian yang didedikasikan untuk kerahiman. Tetapi meskipun katekese-katekese selesai, kerahiman harus berlanjut! Kita berterima kasih kepada Tuhan untuk semua ini dan kita menyimpannya dalam hati kita sebagai penghiburan dan kenyamanan.



