Liturgical Calendar

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA 12 Mei 2019 : TENTANG GEMBALA YANG BAIK

Saudara dan saudari yang terkasih, selamat pagi!

Dalam Injil hari ini (bdk. Yoh 10:27-30), Yesus muncul sebagai Gembala Umat Allah yang sesungguhnya. Ia berbicara tentang hubungan keterikatan-Nya dengan kawanan domba-Nya, yaitu, dengan para murid-Nya, dan Ia menekankan fakta bahwa keterikatan itu adalah hubungan saling mengenal. Ia mengatakan, "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya” (ayat 27-28). Membaca perkataan ini dengan penuh perhatian, kita melihat bahwa karya Yesus dijelaskan dalam beberapa tindakan : Yesus berbicara, Yesus mengenal, Yesus memberikan hidup yang kekal, Yesus menjaga.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 8 Mei 2019 : TENTANG KUNJUNGANNYA KE BULGARIA DAN MASEDONIA UTARA

Saudara dan saudari yang terkasih, selamat pagi!

Kemarin malam saya kembali dari perjalanan apostolik selama tiga hari, yang membawa saya ke Bulgaria dan Masedonia Utara. Saya bersyukur kepada Allah karena memungkinkan saya untuk melakukan kunjungan ini, dan saya kembali mengucapkan terima kasih kepada penguasa sipil dari kedua negara ini, yang telah menerima saya dengan penuh hormat dan adanya. “Terima kasih” yang paling mendalam saya sampaikan kepada para uskup dan jemaat gerejawi masing-masing negara atas kehangatan dan pengabdian yang menyertai peziarahan saya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA RATU SURGA DI LAPANGAN SANTO ALEKSANDER NEVSKY, SOFIA (BULGARIA) 5 Mei 2019

Saudara dan saudari yang terkasih, Kristus bangkit! Ia sungguh bangkit!

Dengan kata-kata ini, umat Kristiani - Ortodoks dan Katolik - di sini di Bulgaria sejak zaman dahulu kala saling menyapa di masa Paskah. Kata-kata ini mengungkapkan sukacita yang besar karena kemenangan Yesus Kristus atas kejahatan dan maut. Kata-kata ini merupakan sebuah penegasan dan kesaksian dari pokok iman kita : Kristus hidup! Ia adalah harapan kita, dan secara menakjubkan Ia membawa masa muda ke dunia kita. Semua yang Ia jamah menjadi muda, baru, penuh kehidupan. Maka, kata-kata pertama yang sungguh ingin saya katakan kepada kamu masing-masing adalah ini : Kristus hidup, dan Ia ingin kamu hidup! Ia berada di dalam dirimu, Ia bersama kamu dan Ia tidak pernah meninggalkanmu. Seberapa jauh kamu bisa mengembara, Ia selalu ada di sana, Ia yang bangkit. Ia memanggilmu, dan Ia menunggumu untuk kembali kepada-Nya dan memulai dari awal lagi. Ketika kamu merasa sedang bertambah tua karena kesedihan, dendam atau ketakutan, keraguan atau kegagalan, Ia akan selalu ada untuk memulihkan kekuatanmu dan harapanmu (bdk. Christus Vivit, 1-2).

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 1 Mei 2019 : TENTANG DOA BAPA KAMI - JANGANLAH MASUKKAN KAMI KE DALAM PENCOBAAN (bdk. 1 Kor 10:13)

Saudara dan saudari yang terkasih, selamat pagi!

Kita melanjutkan katekese tentang doa “Bapa Kami,” yang sekarang tiba pada permohonan kedua terakhir : “Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan” (Mat 6:13). Versi lain mengatakan : "Supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan". Doa "Bapa Kami" dimulai dengan tenang : doa "Bapa Kami" membuat kita berhasrat agar rencana agung Allah tergenapi di tengah-tengah kita. Kemudian doa "Bapa Kami" melirik pada kehidupan, dan doa "Bapa Kami" menjadikan kita memohon apa yang kita butuhkan setiap hari : "roti setiap hari". Kemudian doa itu menyasar hubungan antarpribadi kita, yang sering kali dinodai oleh egoisme : kita memohon pengampunan dan kita berketetapan hati untuk memberikan pengampunan. Namun, dengan permohonan kedua terakhir inilah dialog kita dengan Bapa Surgawi memasuki, boleh dikatakan, inti dari drama, yaitu, wilayah perseteruan antara kebebasan kita dan jerat si Jahat.