Liturgical Calendar

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 6 Oktober 2013

Saudara dan saudari terkasih, halo!

Pertama-tama saya ingin bersyukur kepada Allah atas hari yang saya habiskan di Asisi pada hari Jumat (4 Oktober 2013). Memahami bahwa inilah pertama kalinya saya pergi ke Asisi dan merupakan sebuah karunia besar melakukan ziarah ini pada Pesta Santo Fransiskus. Saya berterima kasih kepada umat Asisi atas sambutan hangat mereka. Banyak terima kasih!

SANTO FRANSISKUS ASISI

Fransiskus lahir di Asisi pada akhir tahun 1181 atau awal tahun 1182. Ayahnya seorang asli Asisi bernama Pietro Bernardone. Ibunya bernama Pika. Mungkin ia seorang Perancis dari keluarga terkemuka. Ayah Fransiskus seorang pedagang yang cukup cerdik dan ulet. Ia memiliki sebuah toko kain wol di Asisi. Ia sering bepergian ke luar negeri, khususnya Perancis dan Belgia untuk menjual kain wolnya. Dalam kesempatan seperti itulah diduga ia bertemu dengan Nona Pika. Dengan berdagang ayah Fransiskus sudah menjadi seorang yang cukup berada, bahkan kaya raya dan terpandang di kota Asisi.Ia beragama Katolik, tetapi tidak pusing tentang agama dan tidak rajin menjalankan tugas keagamaan. Ia terlalu repot dengan usahanya untuk mencari uang. Sebaliknya, ibu Fransiskus seorang wanita yang saleh dan taat beragama. Fransiskus adalah anak sulung Pietro dan Pika. Selain Fransiskus masih lahir dua anak lain. Yang satu bernama Angelo, sedangkan yang satu lagi tidak dikenal namanya. Kedua adik Fransiskus itu tidak senang pada kakak mereka, bahkan memusuhinya. Mereka tidak mengerti kelakuan kakak mereka. Hubungan yang retak itu sebenarnya tidak pernah pulih.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 2 Oktober 2013

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Dalam "Syahadat", setelah mengaku: "Aku percaya dalam satu Gereja", kita menambahkan kata sifat "Kudus"; yaitu, kita menegaskan kekudusan Gereja, dan ini merupakan sebuah ciri yang sudah hadir sejak awal dalam kesadaran orang-orang Kristen perdana, yang sungguh-sungguh menyebut diri mereka "orang-orang kudus" (bdk. Kis 9:13.32.41, Rm 8:27, 1Kor 6:1), karena mereka memiliki kepastian bahwa itu adalah tindakan Allah, Roh Kudus yang menguduskan Gereja.

Namun, dalam arti apakah Gereja Kudus jika kita melihat bahwa Gereja yang menyejarah, dalam perjalanannya yang panjang selama berabad-abad, memiliki begitu banyak kesulitan, masalah, saat gelap? Bagaimana bisa sebuah Gereja yang terdiri dari manusia, orang-orang berdosa menjadi Kudus? Laki-laki berdosa, perempuan-perempuan berdosa, imam-imam berdosa, biarawati-biarawati berdosa, uskup-uskup berdosa, kardinal-kardinal berdosa, paus-paus berdosa - semua berdosa. Bagaimana bisa sebuah Gereja yang demikian menjadi Kudus?

MENGAPA PAUS YOHANES XXIII DAN PAUS YOHANES PAULUS II LAYAK MENJADI SANTO?

Vatikan telah menyatakan bahwa Beato Yohanes XXIII dan Beato Yohanes Paulus II akan dikanonisasi dalam upacara yang sama pada tanggal 27 April 2014. Tanggal, yang telah diisyaratkan oleh Paus Fransiskus, dinyatakan oleh Bapa Suci selama konsistori diadakan pada Senin pagi 30 September 2013 di Istana Apostolik, Vatikan. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Vatikan, Paus Fransiskus memutuskan bahwa Beato Yohanes XXIII dan Beato Yohanes Paulus II akan terdaftar di antara orang-orang kudus pada tanggal 27 April 2014, Minggu Paskah II, Minggu Kerahiman Ilahi.