Liturgical Calendar

Featured Posts

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 15 Januari 2017 : TENTANG PERLUNYA MEMPERSIAPKAN KEDATANGAN KRISTUS

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Pokok Injil hari ini (Yoh 1:29-34) adalah kata Yohanes Pembaptis ini : "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia" (ayat 29) - sebuah kata, yang disertai dengan sebuah pandangan dan gerak isyarat tangan yang menunjuk kepada Dia, Yesus.

Kita membayangkan adegan tersebut. Kita berada di tepi sungai Yordan. Yohanes sedang membaptis; ada begitu banyak orang, pria dan wanita dari berbagai usia, yang telah datang ke sana, ke sungai, untuk menerima Baptisan dari tangan orang itu yang mengingatkan banyak orang akan Elia, nabi besar yang sembilan abad sebelum telah mentahirkan orang Israel dari penyembahan berhala dan menuntun mereka kembali kepada iman yang benar kepada Allah Perjanjian, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 11 Januari 2017 : TENTANG PENYEMBAHAN BERHALA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Bulan Desember lalu dan awal Januari kita merayakan Masa Adven dan kemudian Masa Natal, sebuah rentang Tahun Liturgi yang membangkitkan kembali harapan di dalam Umat Allah. Berharap merupakan kebutuhan primer manusia : berharap di masa depan, mempercayai kehidupan, apa yang disebut "berpikir positif".

Namun, sangatlah penting bahwa harapan tersebut ditempatkan dalam apa yang benar-benar dapat membantu kita untuk menghayati dan memberi makna bagi keberadaan kita. Oleh karena inilah Kitab Suci menempatkan kita waspada terhadap harapan-harapan palsu yang dipaparkan dunia kepada kita, membuka selubung ketidakbergunaan dan menunjukkan kebodohan mereka. Dan itu dilakukan dalam beberapa cara, tetapi terutama dengan mencela kepalsuan penyembahan berhala, yang di dalamnya manusia terus tergoda untuk menempatkan kepercayaannya, menjadikan mereka objek harapannya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 8 Januari 2017 : TENTANG PEMBAPTISAN KITA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini, Pesta Pembaptisan Yesus, Injil (Mat 3:13-17) menyajikan adegan yang berlangsung di Sungai Yordan : di tengah-tengah orang banyak yang bertobat yang bergegas ke arah Yohanes Pembaptis untuk dibaptis, Yesus juga ada di sana. Yohanes mencegah Dia dengan mengatakan, "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu" (Mat 3:14). Yohanes Pembaptis menyadari fakta bahwa ada jarak yang besar antara dirinya dan Yesus. Namun Yesus datang justru untuk menjembatani kesenjangan antara manusia dan Allah : jika Ia sepenuhnya berada di sisi Allah, Ia juga sepenuhnya berada di sisi manusia, dan mempersatukan apa yang terbagi-bagi. Karena alasan itu, Ia meminta Yohanes untuk membaptis-Nya, dalam rangka menggenapkan seluruh keadilan (bdk. ayat 15), yang mengatakan untuk mewujudkan rencana Bapa yang melalui jalan ketaatan dan kesetiakawanan dengan manusia yang rapuh dan berdosa, jalan kerendahan hati dan jalan kedekatan yang nyata dari Allah kepada anak-anak-Nya. Karena Allah begitu dekat dengan anak-anak-Nya, begitu dekat!

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 6 Januari 2017 : TENTANG HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini kita merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan, yaitu, pengejawantahan Yesus, yang bersinar sebagai terang untuk semua orang. Lambang terang ini, yang bersinar di dunia dan ingin menerangi kehidupan kita masing-masing, adalah bintang yang menuntun para Majus ke Bethlehem. Injil mengatakan bahwa mereka melihat "bintang-Nya" (Mat 2:2) dan memilih untuk mengikutinya : mereka memilih untuk dituntun oleh bintang Yesus.