Liturgical Calendar

SAMBUTAN PAUS FRANSISKUS DALAM PERTEMUAN DENGAN PENERIMA MANFAAT DARI ORGANISASI AMAL DI KANTOR PUSAT KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA (KWI) JAKARTA 5 September 2024

Saudara-saudari terkasih, selamat pagi!

 

Saya sangat senang berada di sini bersama Anda. Saya menyapa Anda semua, khususnya Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yang saya ucapkan terima kasih atas kata pengantarnya yang ramah. Saya juga berterima kasih kepada Mimi dan Andrew atas apa yang telah mereka bagikan kepada kita. Sangatlah tepat para uskup Indonesia telah memilih untuk merayakan ulang tahun keseratus Konferensi Waligereja mereka bersama Anda. Terima kasih! Terima kasih telah membuat keputusan ini. Terima kasih kepada ketua KWI! Saya dapat mengatakan bahwa semangat Karthusian Anda membantu kita melakukan hal-hal ini.

 

Anda adalah bintang-bintang yang bersinar di langit nusantara ini, anggota Gereja yang paling berharga, "harta"-nya, mengutip perkataan Santo Laurensius, diakon dan martir, sejak masa perdana Gereja. Izinkan saya untuk memulai dengan mengatakan bahwa saya sepenuhnya setuju dengan apa yang dikatakan Mimi kepada kita: Allah "menciptakan manusia dengan kemampuan unik untuk memperkaya keanekaragaman dunia kita". Anda berbicara dengan baik, Mimi, terima kasih. Ia kemudian menunjukkan hal ini kepada kita dengan berbicara indah tentang Yesus sebagai "mercusuar harapan kita". Terima kasih untuk ini!

 

Pengalaman menghadapi kesulitan bersama-sama, semua melakukan yang terbaik, kita masing-masing memberikan kontribusi khusus, setiap hari memperkaya dan membantu kita menemukan kembali betapa pentingnya bagi kita untuk bekerja bersama-sama: di dunia, di dalam Gereja, di dalam keluarga kita, sebagaimana diingatkan Andrew kepada kita. Marilah kita ucapkan selamat kepadanya karena telah mengambil bagian dalam Paralimpiade! Hebat! Tepuk tangan untuk Andrew! Saat kita melakukannya, marilah kita juga memberi tepuk tangan untuk diri kita sendiri, karena kita semua dipanggil untuk bersama-sama menjadi "juara cinta" dalam "Olimpiade" kehidupan yang megah! Tepuk tangan untuk kita semua!

 

Sahabat-sahabat terkasih, kita semua saling membutuhkan, dan itu bukanlah hal yang buruk. Kita dibantu untuk semakin memahami bahwa hal terpenting dalam hidup kita adalah kasih (bdk. 1 Kor 13:13) dan menyadari betapa banyak orang baik yang ada di sekitar kita. Kita juga diingatkan betapa Allah mengasihi kita, kita masing-masing, bahkan dengan keterbatasan dan kesulitan kita (bdk. Rm 8:35-39). Kita semua unik di mata-Nya dan Ia tidak pernah melupakan kita, tidak pernah. Marilah kita selalu mengingatnya, untuk menjaga harapan kita tetap hidup dan pada gilirannya berusaha, tanpa pernah lelah, untuk menjadikan hidup kita sebagai karunia bagi orang lain (bdk. Yoh 15:12-13).

 

Terima kasih atas pertemuan ini dan atas semua yang Anda lakukan, bersama-sama. Saya memberkati Anda dan saya berdoa untuk Anda. Dan saya meminta Anda juga, tolong, untuk tidak lupa mendoakan saya. Terima kasih. Hari ini saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibu yang tidak dapat hadir, ia sudah terbaring di tempat tidur, tetapi hari ini ia berusia 87 tahun. Dan kita semua di sini mengucapkan selamat ulang tahun.

______

(Peter Suriadi - Bogor, 7 September 2024)